Statistik
Content View Hits : 2582021

Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya

Taman ini dibangun di atas situs arkeologi Karang Anyar yang didasari konsep-konsep pelestarian dan pemanfaatan peninggalan purbakala. Peresmian TPKS dilakukan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 22 Desember 1994. Ditandai dengan peletakan kembali replica Kedukan Bukit yang merupakan tonggak sejarah lahirnya Kerajaan Sriwijaya.



Berdasarkan interprestasi foto udara situs Karang Anyar merupakan bangunan air yang penting pada masa awal kerajaan Sriwijaya ditemukan juga sisa-sisa bangunan bata, fragmen-fragmen, gerabah, keramik, sisa perahu dan benda-benda sejarah lainnya.

Di dalam lokasi taman ini terdapat tiga gedung utama yaitu: gedung museum yang menyimpan arkeologi peninggalan Sriwijaya dan perahunya. Dalam perkembangan sejarah kuno Indonesia meliputi kurun waktu ke 7-13 M. Gedung Pendopo Agung untuk keperluan pameran-pameran, temporer, seminar dan lain-lain. Dan gedung prasasti yang menyimpan replica prasasti Kedukan Bukit serta prasasti TPKS. Di samping itu di pulau Gempaka terdapat berupa struktur bata hasil eksavasi. Dalam lingkungan taman ini juga terdapat kanal-kanal.

 

 
Pencarian
Link












Pesan Singkat